HISKIWIRA GELAR KKBM DI LARANTUKA

Arus modernisasi tidak bisa dielakkan lagi dan akan terus menyentuh seluruh lapisan peradaban kehidupan manusia. Modernisasi menjadikan dunia beserta sendi-sendi kehidupannya mengalami perubahan yang sangat cepat seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.  Perubahan ini mendatangkan manfaat untuk kemaslahatan kehidupan manusia yang lebih berkualitas, namun disisi lain perubahan tersebut juga memberikan efek negatif terhadap semua sisi kehidupan manusia. Perjalanan hidup umat manusia sering diwarnai dengan banyak dinamika, banyak masalah dan fenomena lain turut merangkai kisah perjalanan kehidupan.

Rombongan disambut dengan dramben ketika sampai di Larantuka
Rombongan disambut dengan dramben ketika sampai di Larantuka

Proses perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju menawarkan tantangan yang semakin kompleks bahkan terkadang bertentangan dengan hati nurani sebagai efek negatif dari kemajuan tersebut. Keadaan inilah mengantar mahasiswa sebagai kaum akademis dan kaum itelektual untuk berbenah diri menghadapi tantangan modernisasi tesebut agar mampu beradaptasi dan bersaing secara bermartabat dalam era tersebut. Menghadapi tantangan tersebut Perguruan Tinggi sebagai laboratorium pengetahuan melaksanakan program Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pedidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pendidikan dan penelitian dimaksudkan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusianya serta menggali dan mengembangkan pengetahuan lebih dalam lagi dimana kemanfaatannya ditujukan untuk kehidupan manusia. Lebih dari itu, mahasiswa yang dipersiapkan dalam lingkungan akademis dituntut untuk mengabdikan kepada masyarakat dimana dalam pengabdian tersebut diharapkan memberikan kontribusi positif dalam tatanan sosial yang lebih modern dengan mengedepankan nilai-nilai luhur kemanusian.

Dengan dasar pertimbangan inilah, kami mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Studi Kimia Unwira (HISKIWIRA), Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang melaksanakan Kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) sebagai manifestasi diri sebagai kaum intelektual dan tentunya kegiatan ini dilakukan sebagai implementasi Program Tridharma Perguruan Tinggi dalam menghadapi tantangan kompleks arus modernisasi. Dengan kegiatan ini mahasiswa diharapkan dapat melakukan pendidikan dan penelitian, serta mengabdi kepada masyarakat demi terciptanya peradaban manusia yang lebih maju. Luaran akhir kegiatan ini adalah memberikan nilai tambah wawasan bagi mahsiswa dan dapat memberikan kontribusi positif dalam masyarakat, lebih khususnya masyarakat dalam dunia pendidikan.

Kegiatan KKBM ini dilakukan di Kota Larantuka Kabupaten Flores Timur, NTT selama 1 minggu dimulai dari tanggal 23 hingga 29 juli 2018 dan rombongan kembali ke Kupang tanggal 30 juli 2018. Sebelumnya rombongan bertolak dari Kupang Ke Larantuka melalui jalur laut menggunakan Ferry tanggal 22 juli 2018. Peserta dari kegiatan ini adalah seluruh keluarga besar Program Studi Pendidikan Kimia Unwira yang terdiri dari mahasiswa sebanyak 232 orang akumulasi dari semester 2 hingga 14  dan dosen pendamping sebanyak 6 orang ditambah beberapa alumni yang juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan Pengabdian ini.

Kegiatan KKBM yang diusung dengan spirit tema “Dengan kegiatan ilmiah HISKIWIRA kita tingkatkan pembelajaran kimia yang kreatif, inovatif, inspiratif dan menyenangkan” terdiri dari 6 jenis kegiatan didalamnya yaitu seminar pendidikan, Lomba Cerdas Cermat Kimia (CCK), pemberian praktikum di SMA dan SMP, demonstrasi kima, kerja bakti ditempat ibadah dan pasar rakyat, kegiatan kerohanian sesuai keyakinan masing-masing, pertandingan persahabatan dengan OMK Larantuka, serta pelayanan bimbingan belajar setiap sore bagi siswa/i SMA yang mau belajar kimia.

Dari beberapa jenis kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat khususnya dalam dunia pendidikan demi meningkatkan kualitas pendidikan di NTT. Kontritnya dalam melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa belajar kimia itu menyenangkan dan menantang dengan cara menciptakan suasana belajar yang kontekstual dan kreatif agar siswa senang belajar.

Turnamen Sepak Bola Hiskiwira Cup tahun 2016 dan 2017

Mens sans in corpore sano, inilah sebuah kutipan dari Bahasa Latin yang sering diartikan “Di dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang kuat”. Sekilas pepatah ini dianggap biasa namun jika dicermati secara baik maka akan diperoleh suatu pemahaman yang menuntut kita untuk bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan. Hal ini senada dengan slogan yang sering kita dengar bahwa “kesehatan memang bukan segala-galanya, tapi tanpa kesehatan segalanya tak berarti”. Kedua istilah ini seakan menjadi teguran keras agar kita semua dapat berusaha semaksimal mungkin dengan cara apapun untuk menjadi sehat.

Ketua Program Program Studi Pendidikan Kimia berpose bersama perwakilan penerima tropi juara Coppa Hiskiwira Cup II.
Ketua Program Program Studi Pendidikan Kimia berpose bersama perwakilan penerima tropi juara Coppa Hiskiwira Cup II.

Kesehatan bukan Cuma menjadi kewajiban sebagian orang, namun lebih dari pada itu kesehatan menjadi kebutuhan semua orang di dunia. Kesehatan merupakan suatu jaminan bagi setiap individu yang ingin menjalani kehidupan secara normal. Kesehatan dapat dicapai melalui pola hidup yang bersih, pola makan dan olahraga. Olahraga kian yang terdiri dari berbagai cabang olahraga semakin digemari oleh setiap orang. Hingga saat ini, kesehatan sangatlah dekat dengan dunia olahraga, dengan anggapan bahwa semakin berolahraga maka akan semakin sehat.

Olahraga menyentuh seluruh lapisan masyarakat dari berbagai kalangan. Salah satunya adalah olahraga bagi kalangan mahasiswa. Mahasiswa sejatinya adalah merupakan kaum intelek yang selalu bergelut dengan ilmu yang dipelajari dalam lingkungan kampus. Kurikulum yang dikembangkan selalu diusahakan agar bisa memuat tentang pendidikan yang mengikuti zaman, sedangkan kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak kampus selalu mempertimbangkan pengembangan kegiatan ektra kurikuler dalam lingkungan kampus. Alasan ini yang mendorong mahasiswa Pendidikan Kimia Unwira melalui wadah Hiskiwira untuk melaksanakan kegiatan turnamen futsal yang diberi nama “Coppa Hiskiwira”. Kegiatan ini telah berlangsung selama dua tahun yaitu pada tahun 2016 (Coppa Hikiwira I) dan pada tahun 2017 (Coppa Hiskiwira II). Kegiatan ini melibatkan semua jurusan atau program studi yang ada di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. Dibawah kepemimpinan ketua Hiskiwira Melkianus Lau, kegiatan ini mulai diinisiasi dan dilaksanakan oleh panitia pelaksana.

Pada tahun 2016, kegiatan ini diikuti oleh 8 tim dari 8 program studi yang berada pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan FMIPA. Kegiatan ini menghasilkan juara 1, 2 dan 3 berturut-turut mahasiswa program studi pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika dan FMIPA. Ketua pelaksana Coppa Hiskiwira Cup I Yohanes D. Boy mengatakan:‘tidak semua prodi pada Unwira diundang karena ini merupakan kegiatan awal sehingga butuh beberapa tim saja sebagai pioner turnamen. Jika dapat berjalan baik maka kedepannya akan lebih baik”. Sedangkan pada tahun 2017, ketua Hiskiwira yang baru Rio Fernando Floriano Goa setelah berkoordinasi dengan badan pengurus Hiskiwira, Rio menginginkan kegiatan Coppa Hiskiwira II dilakukan dengan menggundang lebih banyak tim peserta. Hal ini disetujui oleh ketua panitia pelaksana Coppa Hiskiwira Cup II yang dijabat oleh Sonisto Tanggu. Dalam kesempatan tersebut Sonisto menyanggupi untuk bisa mengundang semua prodi pada Unwira yang berjumlah 20 tim untuk terlibat sebagai peserta. Dalam turnamen tersebut perwakilan dari program pendidikan matematika keluar sebagai jawara, diikuti tim Ekonomi Pembangunan sebagai juara kedua dan juara ketiga dari program studi Ilmu Hukum.

Menurut tanggapan kapten Tim Pendidikan Matematika FC, kegiatan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai wadah untuk menghibur para mahasiswa yang mungkin merasa jenuh dengan aktivitas perkuliahan dan menumbuh kembangkan bakat mahasiswa dibidang olahraga khususnya Futsal. Pada kesempatan yang sama dalam acara penutupan dan penyerahan hadiah, ketua program studi Pendidikan Kimia Ibu Vinsensia H. B. Hayon, S.Pd., M.Pd.Si mengucapkan limpah terima kasih kepada panitia pelaksana dan peserta turnamen yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman dan tertib. Beliau juga menututkan permohonan maaf kepada para peserta jika panitia pelaksana memiliki sedikit kesalahan atau kekeliruan selama kegiatan tersebut berlangsung.

Kegiatan Rapat Umum Anggota (RUA) dan Pelantikan Badan Pengurus Himpunan Studi Kimia Unwira (Hiskiwira) tahun 2015

Rapat umum anggota (RUA) merupakan forum tertinggi dari suatu organisasi. RUA sebagai forum yang mampu untuk melatih anggotanya untuk berpikir secara kritis dan bijaksana. Dalam RUA, semua aturan organisasi, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART), tata tertib (TATIB) organisasi dibahas dan disahkan secara bersama untuk kemudian dilaksanakan secara bersama oleh semua anggota organisasi yang dimaksud.Hal ini merupakan alasan utama Himpunan Studi Kimia Unwira (Hiskiwira) melaksanakan RUA secara periodik selama satu tahun masa kepengurusan.

Pelantikan badan pengurus Hiskiwira periode 2015/2016
Pelantikan badan pengurus Hiskiwira periode 2015/2016

Hiskiwira telah berdiri sejak tanggal 6 Desember 1986, telah menghasilkan banyak kader yang mampu secara intelektual, memiliki nilai sosial yang tinggi dan mampu terlibat dalam masyarakat khususya memiliki jiwa organisasi yang baik. Hiskiwira menjadi rumah bagi semua mahasiswa Pendidikan Kimia. Melalui Hiskiwira, mahasiswa belajar mengenai cara untuk berbicara, bertindak dan mengatur segala sesuatu dengan baik didepan umum ataupun dimasyarakat.

Rapat umum anggota (RUA) Hiskiwira biasanya didahului dengan acara pembukaan, laporan pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Hiskiwira, pembahasan AD-ART dan TATIB, pemilihan Ketua Hiskiwira Terpilih. Jika ketua Hiskiwira yang baru telah terpilih maka selanjutnya akan dilanjutkan dengan kegiatan pelatikan badan pengurus Hiskiwira yang baru.

Penyampaian LPJ oleh ketua Hiskiwira yang akan digantikan menjadi kesempatan bagi para anggota Hiskiwira untuk mengevaluasi kinerja keperngurusan selama satu tahun kepengurusan. Selain mahasiswa belajar secara mendiri untuk menjadi kritis, mahasiswa juga diharapkan untuk bisa belajar teknik berbicara di depan umum.

Ketua program studi Pendidikan Kimia, Vinsensia H. B. Hayon, S.Pd.M.Pd.Si dalam acara pelantikan badan pengurun Hiskiwira tahun 2015/2016 mengungkapkan bahwa dengan adanya RUA ini maka kaderisasi kepemimpinan kepengurusan terus berganti sehingga peluang belajar bagi setiap mahasiswa terbuka lebar. Beliau juga menyarankan agar semua anggota Hiskiwira dapat memanfaatkan kesempatan belajar tersebut karena akan sangat sulit jika sudah terjun ke dunia kerja.

PELEPASAN WISUDAWAN WISUDAWATI Tahun 2018

Program studi pendidikan kimia melaksanakan acara pelepasan wisudawan wisudawati tahun 2018 yang bertempat di aula Sendratasik kampus Unwira Penfui pada hari selasa 03/07/2018.

Foto bersama para wisudaawan/ti dengan dosen program studi pendidikan Kimia
Foto bersama para wisudaawan/ti dengan dosen program studi pendidikan Kimia

Kegiatan ini dimaksudkan untuk melepaspergikan para mahasiswa program studi Pendidikan Kimia yang telah menyelesaikan masa studinya. Kegiatan ini dimulai dengan misa bersama yang diikuti seluruh mahasiswa  dan dosen program studi pendidikan kimia. Misa bersama ini dimulai tepat pukul 17.00 WITA dan diimpin oleh Pater Sipri CMF.

Ibu Vinsensia H. B. Hayon S.Pd, M.Pd, Si selaku Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, dalm sambutannya menggungkapkan rasa terima kasih yang besar kepada para wisudawan wisudawati atas sumbangsih dan jasa bagi Program Studi. Dalam sambutan inijuga Ibu Vince mengharapkan kepada para wisudawan wisudawati agar ketika sudah berada dalam dunia pekerjaan ataupun masuk dalam lingkungan masyrakat agar selalu menjunjung tinggi dan  terus menerapkan karakter Unwira yang selama ini didapat melalui pembelajaran dalam kampus.

”Terima kasih tak berhingga juga disampaikan kepada para Bapak dan Ibu Dosen yang selama 4 tahun tidak mengenal kata lelah dan tidak pernah menyerah dalam mendidik, menggembleng dan membina kami sehingga kami boleh menyelesaiakan masa studi kami tepat pada waktunya” demiikian kata Maria Maun dalam sambutannya mewakili para wisudawan wisuwati. Dalam sambutan ini juga Maria Maun mengucapkan terima kasih dan selamat tinggal kepada para mahasiswa khususnya kepada teman angkatan yang belum menyelesaikan masa studinya agar tidak menyerah dan terus berjuang.

Acara pelepasan dengan tema “Pofesionalitas berlandas Spiritualitas adalah Kunci Keberhasilan” ini diakhiri dengan foto bersama Para dosen dan ramah tamah  bersama serta makan malam bersama sebagai wujud kekeluagaan dalam Progran Studi Pendidikan Kimia.

Lomba Praktikum Kimia Tingkat SMA se-Kota Kupang Tahun 2017

Lomba Praktikum Kimia tingkat SMA ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Katoik Widya Mandira Kupang (Unwira) yang tergabung dalam Himpunan Studi Kimia Unwira (Hiskiwira). Hiskiwira menjadi wadah yang menampung dan mengembangkan ide kreatif dari para mahasiswa yang didukung oleh tekad baik dari para dosen dan semua civitas akademika Unwira Kupang.

Para juara dan guru berpose bersama para dosen program studi Pendidikan Kimia
Para juara dan guru berpose bersama para dosen program studi Pendidikan Kimia

Praktikum Kimia menjadi perwujudan dari kemampuan belajar siswa yang diperoleh secara teori di dalam kelas berupa kemampuan kognitif dan kemudian diaplikasikan untuk memperoleh keterampilan psikomotorik dalam proses belajar tersebut. Proses pembelajaran Kimia menggunakan istilah dan bahan-bahan kimia sering menjadi momok menakutkan bagi kaum awam yang belum paham secara baik tentang peranan ilmu kimia dalam kehidupan. Melalui lomba praktikum Kimia ini program studi Pendidikan Kimia berusaha untuk mensosialisasikan dan mempromosikan ilmu kimia dalam bentuk yang lebih sederhana dan mudah dipahami.

Dalam kesempatan tersebut, yang menjadi peserta Lomba Praktikum adalah 5 SMA yang mengirimkan masing-masing satu tim perwakilan. Para peserta yang terlibat antara lain SMAN 1 Kupang, SMAN 2 Kupang, SMAN 6 Kupang, SMAN 7 Kupang dan SMA NCIPS. Kegiatan yang dihelat pada tanggal 23 November 2017 bertempat di Aula FKIP Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, dibuka dan ditutup secara resmi oleh Ketua Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Ibu Vinsensia H. B, Hayon, S.Pd., M.Pd.Si. Kegiatan lomba yang berlangsung selama kurang lebih 6 jam tersebut akhirnya menghadirkan juara I, II dan III seraca berturut-turut diraih oleh SMA NCIPS, SMAN 2 Kupang dan SMAN 1 Kupang.

Menurut ketua panitia pelaksana Agnes Uto Lamoren, antusias para peserta lomba sangat tinggi karena para peserta merasa bahwa ilmu Kimia yang rumit apabila dipelajari dengan cara praktikum yang sederhana akan mempermudah para siswa khususnya di sekolah untuk menjadi lebih paham. Namun kendala yang dihadapi saat perlombaan adalah kurangnya peserta. Hal ini karena banyak sekolah yang tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian akhir semester ganjil, tegasnya. Kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar dapat menambah nilai positif dalam dunia pendidikan khususnya mata pelajaran kimia, hal ini ditegaskan salah seorang guru pendamping yang tidak mau menyebutkan namanya, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, disampaikan juga oleh ketua Program Studi Pendidikan Kimia yang mengucapkan terima kasih atas partisi semua sekolah yang telah mengorbankan waktu dan tenaga untuk kegiatan tersebut. Tidak lupa beliaupun memohon maaf atas nama panitia apabila ada hal yang membuat peserta tidak nyaman dalam kegiatan kali ini. Sebagai penutup, beliau mengharapkan agar pada waktu yang akan datang sekolah peserta yang hadir tidak bosan untuk mengikuti kegiatan sejenis yang diselenggarakan baik oleh Program Studi Pendidikan Kimia maupun program studi lain yang ada di Universitas Katolik Widya Mandira Kupang.

HISKIWIRA MENGGELAR KKBM DI KABUPATEN ALOR TAHUN 2017

Universitas Katolik Widya Mandira menjalankan program Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Implementasi dharma Perguruan Tinggi ini sangat penting dalam menghadapi era yang diwarnai dengan arus globalisasi yang menderu sehingga bisa beradaptasi dengan kemajuan Ilmu pengetahuan, Teknologi dan sosial serta budaya. Melalui dharma PT ini mahasiswa diharapkan dapat melakukan pendidikan dan penelitian untuk menyiapkan dan membekali diri menghadapi era modern ini, serta mahasiswa dituntut untuk mengabdikan diri kepada masyarakat agar memberikan dampak poisitif bagi kemajuan tatanan sosial.

Rombongan KKBM disambut dengan tarian Lego-Lego oleh penari Takpala serta mengajak rombongan untuk menari bersama
Rombongan KKBM disambut dengan tarian Lego-Lego oleh penari Takpala serta mengajak rombongan untuk menari bersama

Menyadari akan pentingnya hal diatas, dalam mengimplementasikan program Tridarma Perguruan Tinggi, Himpunan Mahasiswa Program Studi yang tergabung dalam Himpunan Studi Kimia Unwira (HISKIWIRA) Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Katolik Widya Mandiramengadakan Kegiatan Ilmiah, yang dikemas dalam bentuk kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) di Kabupaten Alor. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan dengan tujuan memberikan sumbangsih pemikiran, motivasi, berbagi pengalaman dan ilmu, serta mengadakan penelitian terhadap perkembangan pendidikan di NTT, khususnya dikabupaten Alor. Selain itu,  kegiatan KKBM juga bertujuan agar kaum akademis membelajarkan diri terhadap kehidupan sosial masyarakat yang dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam dunia pendidikan nyata.

Kegiatan KKBM ini diselenggrakan selama semingu dimulai pada tangal 19 hingga 26 juli 2017.dengan Peserta KKBM yang yang terdiri dari 250 orang mahasiswa dan 5 orang dosen pendamping. Rombongan KKBM di terima dengan hangat oleh Bapak Bupati Alor, Drs. Amon Djobo beserta instansi Pemda terkait dan disambut dengan tarian khas kabupaten Alor, yaitu tarian Lego-lego oleh suku tradisional Takpala. Pemda Alor bersama masyarakat Alor sangat antusias menyambut baik kegiatan Ilmiah pendidikan ini. Dalam kehangatan tersebut terbersit harapan bahwa dengan kegiatan ini, mutu pendidikan di kabupaten Alor semakin meningkat dan ilmu yang didapat dibangku kuliah benar-benar diiplementasikan dan bermanfaat bagi dunia pendidikan di NTT.

Pada acara seremonial pembukaan kegiatan, dalam sambutannya, Drs. Amon Djobo menyampaikan terima kasih kepada Unwira khususnya program studi pendidikan kimia karena telah memilih kabupaten Alor menjadi daerah representatif KKBM. Beliau juga menyatakan bahwa beliau memberikan bantuan baik materi dan menjamin pel ayanan kesehatan melalui dinas kesehatan Kabupaten Alor kepada peserta demi suksesnya kegiatan KKBM ini di Kab. Alor dengan harapan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Alor, khususnya dibidang pendidikan.

“Melalui Kegiatan ilmiah KKBM HISKIWIRA, kita kembangkan sumber daya manusia NTT yang profesional” demikian tema yang menjadi spirit akademika HISKIWIRA dalam menjalankan berbagai macam jenis kegiatan yang telah diprogramkan sebelumnya. Adapun jenis kegiatan yang kemas adalah Seminar pendidikan, Pengenalan Praktikum untuk SMP dan SMA, Demonstrasi Kimia (pertunjukan permainan kimia) sebagai selingan setiap kegiatan, Cerdas Cermat Kimia (CCK) Tingkat SMA, Bimbingan Belajar,Lomba membaca tingkat SD, Bakti Sosial di Gereja, pasar dan sekolah tuan rumah serta ibadah bersama di gereja katolik dan protestan. Digereja katolik diadakan tanggungan koor dan di gereja protestan diadakan tanggungan Vokal Group.

Seminar yang mengusung tema “Urgensi dan Prosepek pendidikan pada umumnya dan potret pendidikan MIPA dikabupaten Alor” ini diikuti oleh delegasi siswa SMP dan SMA sekota Kalabahi bersama Bapak/Ibu guru SMP dan SMA sebanyak 423 orang. Adapun pematerinya yaitu Bapak Drs.An Girith Akal selaku Kadis Pendidikan wilayah V Kab. Alor dengan judul “Potret dan Prospek Pendidikan MIPA dikabupaten Alor”, Ibu Vinsensia H. B. Hayon,S,Pd,M.Pdsi Ketua Program Studi Pendidikan Kimia dengan materi “Melalui Pembelajaran Sains Yang Menarik dan Menyenangkan Kita Tingkatkan Daya Kreativitas Anak Didik”, serta pemateri ketiga Ibu Maria B. Tukan,M.Pd Dosen Pendidikan Kimia dengan materi “Implementasi Kurikulum 2013”

Mahasiswa juga turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan praktikum kimia sederhana. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana pembelajaran kimia yang kreatif dan menyenangkan. Sasaran sekolah yang dikunjungi adalah SMP dan SMA, dimana SMA target utamanya adalah siswa Kelas IPA sedangkan SMP diberikan praktikum IPA terpadu.

Selain itu, Lomba Membaca Tingkat SD sekota Kalabahi diselenggarakan dengan tujuan memperkenal IPA sejak dini dan menanamkan kecintaan akan ilmu pengetahuan serta menumbuhkan minat baca dalam diri siswa.

Foto bersama Ketua Program Studi
Foto bersama Ketua Program Studi

Untuk menciptakan atmosfir kompetitif diantara siswa dalam mempelajari ilmu kimia, HISKIWIRA juga menyelenggaran Lomba Cerdas Cermat Kimia (CCK) sekota Kalabahi dan sekitarnya tingkat SMA. Selain itu, Lomba CCK juga bertujuan untuk menanamkan kecintaan peserta didik akan ilmu kimia.

Untuk memperkenalkan kimia dan mengajak orang untuk mencintai ilmu kimia, dalam KKBM kali ini juga membuat demonstrasi kimia yaitu perfomance permainan kimia yang menarik dan menghibur sebagai acara selingan diberbagai jenis kegiatan KKBM seperti acara pembukaan, lomba CCK, Lomba Membaca, seminar dan acara penutup.

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat umum, HISKIWIRA juga melakukan kerja bakti ditempak publik seperti tempat ibadah, sekolah dan pasar rakyat. Pembersihan dilakukan di Gereja Paroki Yesus Gembala Yang Baik dan di Gereja GMIT Kalabahi, Masjid Kalabahi, pasar rakyat Kalabahi, serta sekolah tuan rumah.

Untuk menjalin persahabatn dan silahturahmi dengan pemuda yang ada di Kalabahi HISKIWIRA juga mengadakan pertandingan persahabatan dengan Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Yesus Gembala Yang Baik dan siswa sekolah tuan rumah.

Setelah seminggu semua kegiatan yang dirancang sebelumnya sukses diselenggarakan, Asisten III Bupati Alor Menutup kegiatan KKBM dan juga diadakan pentas seni sebagai acara puncak perpisahan.